Tuesday, April 28, 2020

Penyebab Munculnya Benjolan di Belakang Lutut


Muncul benjolan di belakang lutut kiri, bisa jadi itu kista baker. Apa itu kista baker? Kista baker (Baker's cyst) atau jika di dalam istilah medis dikenal dengan nama kista popliteal, merupakan kondisi yang ditandai dengan munculnya benjolan atau kantong berisi cairan bersifat jinak yang ada di belakang lutut. Kondisi ini dapat membuat lutut mengalami kejang, nyeri, dan kaku. Tak hanya itu, kondisi ini juga akan semakin parah ketika Anda berjalan atau melakukan aktivitas fisik lainnya.

Pada kasus kista baker, cairan yang berfungsi untuk melumasi sendi lutut, yaitu cairan sinovial, mengumpul dan menyebabkan terjadinya pembengkakan. Hal ini dapat menyebabkan terbentuknya sebuah benjolan yang membentuk kista di bagian belakang lutut, terutama ketika area tersebut mendapat tekanan. Jika Anda mengalami kondisi ini, maka hal yang mesti Anda lakukan adalah mengistirahatkan kaki yang mengalami kondisi tersebut. Setelah itu, obati kemungkinan penyebab yang mendasarinya, seperti radang sendi. 

Selain itu, perlu Ada ketahui bahwa kista baker dapat terjadi pada siapa saja baik anak-anak maupun orang dewasa. Namun, kista baker sendiri lebih banyak menyerang pada wanita dengan usia di atas 40 tahun. Meski sebenarnya kondisi ini tidak berbahaya, namun perlu dilakukan penanganan ketika ukuran kista baker membesar dan menimbulkan gejala yang mengganggu kenyamanan pengidapnya.

Penyebab Kista Baker

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa penyebab utama terjadinya kista baker adalah akibat adanya peumpukan cairan sendi (sinovial) pada bagian belakang lutut. Hal ini terjadi akibat adanya peradangan pada sendi lutut, seperti osteoartritis atau cedera pada lutut, seperti robekan pada tulang rawan.

Gejala Kista Baker

Gejala umum yang dapat dirasakan ketika seseorang mengalami kista baker, di antaranya adalah timbulnya rasa nyeri dan kaku pada sendi lutut,. Kondisi ini juga yang menyebabkan gerakan lutut menjadi tidak leluasa. Rasa nyeri dan kaku tersebut juga akan bertambah parah ketika penderita berdiri atau berjalan dalam waktu yang cukup lama.

Meski begitu, tidak semua penderita kista baker merasakan nyeri. Oleh sebab itu, penderita sering kali tidak menyadari adanya kondisi ini.

Peanganan Kista Baker

Pada kebanyaka kasus, kista baker yang tidak menimbulkan gejala parah dan tidak menghambat aktivitas sebenarnya tidak memerlukan penanganan khusus dan dapat menghilang dengan sendirinya. Jika kista baker tergolong ringan, Anda dapat melakukan penanganan sederhana sederhana di rumah, guna meredakan bengkak dan nyeri. Berikut ini beberapa cara yag dapat Anda lakukan untuk menangani kista baker di rumah :
  • Istirahat cukup, serta kurangi aktivitas yang menggunakan lutut, seperti berdiri maupun berjalan.
  • Kompres bagian yang terasa nyeri dengan air dingin.
  • Letakan sesuatu (seperti bantal) guna menyangga tungkai kaki agar tidak menggantung.
  • Sebaiknya menggunakan tongkat saat berjalan hingga kondisi lutut membaik.
  • Konsumsi obat pereda nyeri.
Jika cara diatas masih belum ampuh dalam meredakan keluhan Anda akan kondisi kista baker yang dialami, maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapat perawatan yang tepat. Penanganan yang mungkin diberikan di antaranya adalah :
  • Suntik kortikosteroid, yaitu dengan menyuntikan obat kortikosteroid langsung ke sendi lutut, gua mengurangi nyeri dan meredakan pembengkakan.
  • Pengeluaran cairan dari dalam kista, di mana dokter akan menggunakan jarum yag dibantu USG guna menemukan di mana letak kista dan posisi  yang tepat untuk menusuknya.
  • Terapi fisik (fisioterapi), dilakukan guna meningkatkan jangkauan gerak lutut dengan melatih kekuatan dan kelenturan otot di sekitar lutut.
  • Pengangkatan kista, dapat dilakukan dengan sua cara, yakni dengan bedah terbuka dan operasi dengan sayatan kecil menggunakan artroskop (arthroskopi).
Itu tadi kami sampaikan mengenai penyebab terjadinya benjolan di belakang lutut, semoga apa yang kami sampaikan dapat memberika bagi Anda semua.


Disqus Comments