Tuesday, March 3, 2020

Ini Dia Perbedaan Kista dan Abses Gigi

Menjaga kesehatan dan kebersihan gigi merupakan hal yang penting bagi setiap orang, sebab gigi dan gusi yang rusak akibat kurangnya perawatan dapat menyebabkan gangguan seperti rasa sakit, gangguan pengunyahan, hingga dapat mengganggu kesehatan tubuh lainnya. Hal ini disebabkan karena mulut merupakan suatu tempat yang sangat disukai bakteri untuk tumbuh dan berkembang. Sehingga, apabila Anda tidak menjaga kebersihan mulut Anda dengan baik, maka akan terjadi masalah-masalah pada mulut yang mengganggu, seperti kista atau abses gigi. Lantas, apa perbedaan kista dan abses gigi? Simak ulasan di bawah ini.

Kista Gigi


Kista pada dasarnya merupakan kantong tertutup atau benjolan yang berisi cairan, udara, ataupun jaringan lunak lainnya. Kista gigi umumnya terbentuk pada ujung akar gigi, akan tetapi juga dapat tumbuh pada gusi di sekitar bagian atas atau mahkota gigi.

Kista gigi umumnya tumbuh secara perlahan seiring berjalannya waktu dan cenderung tidak menimbulkan gejala sama sekali, melainkan terjadinya infeksi. Infeksi disini berupa rasa sakit dan pembengkakan yang terjadi di sekitar benjolan.

Meski cenderung tidak menimbulkan gejala yang dapat mengganggu kenyamanan Anda, namun kista yang tumbuh dalam ukuran besar pada gusi dapat mengganggu, seperti memberi tekanan pada gigi di sekitarnya yang menyebabkan rahang melemah. Penanganan kista gigi dapat dilakukan dengan mudah melalui prosedur bedah atau operasi sederhana.

Penyebab dari munculnya kista gigi pada umumnya adalah akibat adanya infeksi pada gigi yang tidak ditangani dengan baik, sehingga pada akhirnya membusuk dan mati, atau kehilangan fungsinya. Meski begitu, kista gigi merupakan kondisi yang jarang terjadi, sebab kondisi ini berhubungan dengan faktor atau penyakit genetik.

Abses Gigi


Hampir sama seperti kista, abses gigi juga ditandai dengan terbentuknya kantung atau benjolan pada gigi, namun di dalamnya berisi nanah. Namun, kebanyakan masyarakan menyebut abses sebagai bisul. Umumnya abses pada gigi disebabkan oleh infeksi bakteri dan dapat muncul di sekitar gusi maupun akar gigi.

Infeksi bakteri yang menjadi penyebab abses gigi pun umumnya terjadi akibat kurangnya menjaga kebersihan dan kesehatan mulut dan gigi. Hal ini menyebabkan nanah berkumpul pada benjolan, yang perlahan-lahan akan menimbulkan rasa nyeri yang cukup mengganggu.

Sebenarnya, cara mencegah abses gigi merupakan hal yang mudah untuk dilakukan, yakni Anda hanya perlu membersihkan atau menyikat gigi secara rutin atau membersihkan gigi menggunakan benang khusus gigi (flossing). Memeriksa kesehatan gigi ke dokter secara rutin juga dapat menjauhkan Anda dari kondisi abses gigi.

Selain itu, perlu Anda ketahui bahwa abses gigi terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
  • Abses yang muncul pada ujung akar gigi (Abses periapikal).
  • Abses yang muncul pada gusi sebelah akar gigi dan dapat menyebar ke jaringan tulang di sekitarnya (Abses periodontal).
  • Abses yang muncul pada gusi (Abses gingiva).
Disqus Comments