Wednesday, March 11, 2020

Manfaat Jus Brokoli untuk Kista dan Kanker


Jus Brokoli untuk Kista. Kista merupakan salah satu masalah kesehatan yang seringkali menyerang wanita, salah satunya kista ovarium. Kista ovarium sendiri adalah suatu kondisi yang ditandai dengan munculnya benjolan atau kantong tertutup berisi cairan yang berada di dinding indung telur (ovarium).

Kista ovarium tergolong ke dalam jenis tumor jinak, yang tumbuh di dalam indung telur. Hal ini pada dasarnya terjadi akibat adanya perubahan kadar hormon yang terjadi selama masa pelepasan sel telur dari ovarium, serta akibat siklus haid yang tidak teratur. Namun, kista ovarium pada dasarnya bukanlah suatu penyakit yang ganas dan menakutkan seperti kanker rahim dan kanker serviks.

Meski tumor yang tumbuh pada kista ovarium termasuk tumor jinak, namun apabila tidak dirawat dan ditangani, maka ukurannya akan semaik besar dan pada akhirnya dapat menimbulkan gejala-gejala yang dapat mengganggu kenyamanan Anda. Beberapa gangguan tersebut bisa berupa pendarahan yang tidak normal, kista pecah, terjadinya pendarahan, hingga munculnya penyakit yang lebih serius, seperti gangguan kehamilan, terlilitnya batang ovarium, kemandulan, hingga hingga kanker.

Meskipun kista yang tidak diobati bisa berdampak buruk, namun Anda tidak perlu khawatir, sebab ada bahan-bahan alami yang dapat Anda manfaatkan untuk mengobati kista ovarium. Salah satu bahan alami yang dapat membantu mengobati kista ovarium adalah brokoli. Anda dapat mengolah brokoli menjadi jus sebelum dikonsumsi.

Brokoli memiliki kandungan sulforaphane atau belerang organik natural yang dapat memicu enzim di dalam perut sehingga memberikan perlindungan terhadap zat-zat radikal yang dapat merusak DNA dan menyebabkan terjadinya peradangan, seperti yang terjadi pada kista. Hal ini tentunya dapat membantu meredakan gejala-gejala yang muncul akibat kista ovarium.

Selain kisra ovarium, brokoli memiliki sejumlah manfaat lain yang tak kalah penting untuk kesehatan. Di antaranya adalah :

  • Mencegah Kanker


Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa brokoli memiliki kandungan sulforaphane atau. Kandungan tersebut ternyata juga bermanfaat dalam mencegah terjadinya kanker. Pasalnya, sulforaphane sendiri dapat mendorong fungsi dan pembagian sel normal dan dapat meningkatkan kematian sel terpola (apoptosis) dari sel kanker. Bahkan, penelitian menunjukan bahwa mengonsumsi 3 porsi brokkoli dalam seminggu dapat membantu mengurangi risiko kanker hingga 60 persen.

  • Meningkatkan Kesehatan Tulang dan Gigi


Selain sulforaphane, brokoli juga dilengkapi dengan nutrisi penting lainnya, seperti vitamin K, kalium, kalsium, dan magnesium. Hal ini menunjukan bahwa brokoli sangat baik dikonsumsi untuk kesehatan gigi dan menjaga kepadatan mineral tulang.

  • Detoksifikasi


Brokoli juga bermanfaat dalam detoksifikasi, yakni pembuangan racun di dalam tubuh. Sulforaphane pada brokoli juga mampu melindungi sel-sel aerobik dari kerusakan, dengan menginduksi jaringan enzim detoksifikasi. Bahkan, dalam studi lain, dikatakan bahwa seseorang yang mengonsumsi teh tunas brokoli memiliki tingkat detoksifikasi yang lebih tinggi.

https://lingshenyao.id/harga-obat-kista/
Disqus Comments