Wednesday, February 19, 2020

Penyebab dan Gejala Miom saat Hamil


Miom di Luar rahim saat Hamil. Hampir sebagian wanita memiliki miom di sekitar rahim mereka. Lantas, seperti apa sebenarnya miom itu? Miom atau mioma uteri juga dikenal denga uterine fibroid, merupakan kondisi di mana adanya pertumbuhan sel tumor di dalam atau di sekitar uterus atau rahim. Namun, Anda tidak perlu khawatir sebab penyakit ini bukanlah penyakit yang bersifat ganas (non-kanker), sebab tumor yang tumbuh pada kasus miom merupakan tumor jinak. Kondisi ini pada dasarnya terjadi akibat sel-sel otot pada rahim tumbuh secara tidak normal. Selain itu, perlu Anda ketahui bahwa miom juga ternyata dapat terjadi pada wanita yang tengah hamil.

Sama halnya dengan miom pada umumnnya, miom saat hamil juga tumbuh dengan ukuran yang bervariasi dengan pola pertumbuhan yang bervariasi pula. Ada yang tumbuh secara perlahan, cepat, atau bahkan berhenti tumbuh di tahap tertenu. Selain itu, dalam sebagian besar kasus, miom juga dapat menyusut dan menghilang dengan sendirinya. Kondisi ini umumnya dialami oleh wanita yang berada dalam masa kehamilan. Umumnya, miom tersebut dapat hilang setelah melahirkan seiring dengan ukuran uterus yang kembali normal.

Selain itu, mioma uteri umumnya juga tidak berhubungan dengan kanker rahim, sehingga Anda tidak perlu Khawatir. Miom pada di tengah masa kehamilan dapat ditemukan pada 10 % wanita, dan lebih banyak ditemukan pada wanita berusia 30 sampai 40 tahun.

Gejala Miom saat Hamil

Dalam kebanyakan kasus, wanita yang mengalami miom baik saat hamil maupun tidak, cenderung tidak merasakan gejala apapun. Namun, apabila muncul gejala miom saat hamil, maka keluhan gejala itu sendiri tergantung pada ukuran, letak, dan jumlah miom yang tumbuh.

Gejala-gejala tersebut mmeliputi :
  • Pendarahan, dan dapat menyebabkan darah yang keluar saat menstruasi lebih banyak dari biasanya.
  • Menstruasi lebih dari seminggu.
  • Sakit perut.
  • Rongga panggul terasa nyeri dan tertekan.
  • Sembelit.
  • Buang air kecil menjadi lebih sering (beser).

Faktor Risiko Munculnya Miom saat Hamil

Penyebab miom sendiri sebenarnya masih belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga dapat memengaruhi pembentukan miom, yaitu :
  • Hormon, di mana kedua hormon yang di produksi oleh ovarium (estrogen dan progesteron) menyebabkan lapisan rahim bergenerasi selama siklus menstruasi, sehingga dapat merangsang pertumbuhan miom. Hal ini juga yang terjadi ketika wanita tengah hamil.
  • Faktor keturunan, di mana ada anggota keluarga, seperti Ibu, nenek, atau saudara perempuan yang pernah memiliki miom, sehingga dapat meningkatkan risiko seseorang juga memiliki miom.
Disqus Comments