Tuesday, January 14, 2020

Kapan Miom Harus Dioperasi? Ini Dia Penjelasannya


Ukuran Miom yang Harus Dioperasi. Sebagian perempuan pernah memiliki miom di sekitar rahim mereka. Lantas, apa itu miom? Penyakit miom atau mioma uteri adalah kondisi di mana adanya pertumbuhan sel tumor di dalam atau di sekitar uterus atau rahim. Meski begitu, penyakit ini bukanlah penyakit yang bersifat ganas (non-kanker), sebab tumor yang tumbuh merupakan tumor jinak. Kondisi ini terjadi akibat sel otot pada rahim tumbuh secara abnormal. Miom juga dapat terjadi pada wanita yang tengah hamil. Kasus ini sering terjadi pada wanita berusia 30 s/d 40 tahun.

Pada dasarnya, mioma tumbuh dan berkembang d sekitar rahim dalam ukuran yang beragam, mulai dari kecil hingga besar. Akan tetapi, kondisi ini umumnya baru diketahui ketika tengah melakukan pemeriksaan USG. Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, miom berukuran besar dapat menyebabkan kemandulan dan gangguan pada saat kehamilan. Namun anda jangan khawatir, sebab dalam ulasan kali ini, kami akan membahas cara mengecilkan ukuran miom.

Penyebab Miom

Sebenarnya, penyebab miom sendiri masih belum diketahui secara pasti. Meskipun begitu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko munculnya miom. Salah satu penyebabnya adalah adanya peningkatan hormon estrogen, seperti pada siklus menstruasi atau masa kehamilan.
Sementara itu, faktor yang dapat meminimalisir risiko terjadinya miom adalah riwayat melahirkan. Pasalnya, wanita yang pernah melahirkan cenderung memiliki risiko lebih rendah untuk menderita miom.

Gejala Miom


Umumnya, miom tidak menimbulkan gejala apapun bagi penderitanya. Akan tetapi, jika muncul beberapa gejala, yaitu :
Penderita dapat mengalami pendarahan yang banyak pada saat menstruasi dan berlangsung lebih dari seminggu. 
  • Pendarahan di antara siklus menstruasi
  • Nyeri perut bagian bawah
  • Sering buang air kecil (beser).
  • Kesulitan mengosongkan kandung kemih.

Kapan Miom Harus Dioperasi?

Sebagian besar wanita dengan miom cenderung tidak menyadari bahwa Ia memiliki miom di dalam rahim, sehingga batu akan diketahui ketika dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Hal ini disebabkan karena miom tidak menimbulkan tanda-tanda atau gejala.
Miom yang tidak menimbulkan keluhan atau gejala-gejala yang cukup mengganggu aktivitas Anda sehari-hari, umumnya tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, Anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan operasi miom jika Anda merasakan gejala-gejala seperti yang telah disampaikan sebelumnya.
Dalam beberapa kasus, miom bahkan dapat meningkatkan risiko Anda mengalami keguguran atau komplikasi lainnya selama masa kehamilan. Maka dari itu, jika Anda mengalami miom saat hamil, sebaiknya Anda rajin berkonsultasi dengan dokter mengenai penanganan yang tepat untuk miom.
Disqus Comments