Wednesday, January 15, 2020

Cara Terbaik untuk Mengobati Endometriosis


Pengobatan Endommetriosis. Endometriosis adalah masalah suatu kesehatan yang memengaruhi wanita tepat pada bagian peurt bawah. Umumnya, kondisi ini terjadi pada saat wanita berada usia reproduksi, yakni pada saat pubertas dan sebelum mengalami menopause. Endometriosis terjadi akibat jaringan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim. Padahal, pada  kondisi normal dinding rahim hanya akan menebal saat menjelang masa ovulasi untuk mempersiapkan diri agar calon janin dapat menempel dengan sempurna pada rahim saat terjadi pembuahan. Penyeba endometriosis sendiri belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang memungkinkan atau memicu terjadinya endometriosis.

Perlu Anda ketahui bahwa ketika terjadi pembuahan, maka endometrium yang telah menebal akan meluruh menjadi darah, sehingga terjadilah menstruasi. Namun, dalam kasus endometriosis sendiri, penebalan dinding rahim tersebut justru malah mengiritasi jaringan di sekitarnya dan menyebabkan terjadinya peradangan, jaringan parut, hingga muncul kista, sehingga pada akhirnya menimbulkan berbagai macam gejala.

Tak hanya itu, endometriosis juga biasanya akan menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa ketika menstruasi, disertai nyeri panggul dan menstruasi yang mengalir deras. Wanita dengan endometriosis juga harus menanggung rasa sakit ketika kencing, buang air besar, dan saat berhubungan intim. Dalam kasus yang serius, kondisi ini juga dapat menyebabkan masalah pada kehamilan, hingga menyebabkan kemandulan.

Gejala Endometriosis


Gejala utama yang dapat dirasakan penderita endometriosis adalah rasa nyeri yang cukup mengganggu di perut bagian bawah. Gejala ini sering kali muncul dan dapat bertambah parah, terutama ketika penderita sedang berada dalam masa menstruasi atau ketika melakukan hubungan seksual.

Tingkat keparahan rasa nyeri yang dialami pun bervariasi, terkadang rasa nyeri menjalar mulai dari perut bagian bawah, punggung, hingga kaki. Selain itu, ada pula yang merasakan nyeri seperti kram, disertai dengan mual, muntah, atau diare. Rasa nyeri yang dialami juga dipengaruhi oleh letak di mana jaringan endometrium tersebut tumbuh. Pasalnya, jaringan tersebut dapat tumbuh di bagian organ berkemih, sehingga dapat menimbulkan masalah ketika buang air kecil. Kondisi ini juga dapat menyebabkan masalah pada usus, sehingga menimbulkan masalah pada saat buang air besar. Jika jaringan yang tumbuh pada ovarium (indung telur) atau tuba falopi, maka kondisi ini juga dapat memengaruhi kesuburan wanita.

Pengobatan Endometriosis

Pada dasarnya, pengobatan endometriosis sendiri tergantung pada tingkat keparahannya. Cara mengatasi endometriosis bisa dengan pemberian obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), terapi hormon guna menghentikan produksi hormon estrogen, hingga dilakukannya prosedur operasi, seperti laparoskopi, laparotomi, atau histerektomi.


Endometriosis yang tergolong parah cenderung dapat memengaruhi kualitas hidup seorang wanita dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Meskipun belum bisa disembuhkan secara keseluruhan, namun ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk meringankan gejalanya. Diantaranya adalah :
  • Perhatikan makanan yang dikonsumsi, akan lebih baik jika Anda tidak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi. Selain itu, perbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah-buahan segar.
  • Olahraga secara teratur, sebab olahraga teratur dapat membantu meringankan gejala endometriosis dan mencegah risiko terjadinya endometriosis.
  • Hindari stres, sebab stres dapat membuat gejala endometriosis menjadi lebih parah.

Disqus Comments