Tuesday, November 26, 2019

Penyebab Kram Perut Bawah pada Wanita


Keram perut bawah pada wanita seringkali dikaitkan dengan gejala sindrom pramenstruasi (PMS). Menurunt American College of Obstetric and Gynecologist, dari 90% wanita yang mengalami gejala PMS, sebanyak 20% diantranya mengalami kram perut bagian bawah yang cenderung parah. Meskipun begitu, wanita juga dapat mengalami kram perut diluar siklus menstruasi. Kondisi ini tentu saja tidak bisa dibiarkan begitu saja, sebab bisa jadi kondisi ini merupakan suatu pertanda atau gejala dari penyakit lain. Lantas, apa saja penyebab kram perut pada wanita? Simak ulasan di bawah ini.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai penyebab kram perut pada wanita, ada baiknya jika Anda mengetahui gejala kram pada saat menstruasi.

Kram perut akibat menstruasi biasanya terjadi selama 5 - 11 hari menjelang menstruasi. Namun, jika Anda merasakan kram perut diluar masa itu, maka sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan. Pasalnya, penyebab kram perut yang parah diluar masa menstruasi kemungkinan karena adanya masalah pada panggul lainnya, sehingga Anda harus waspada.

Berikut ini beberapa penyebab kram perut pada wanita, selain menstruasi, yang harus diwaspadai :

  • Kista Ovarium


Kista ovarium merupakan suatu kondisi di mana terbentuknya kantung kecil berisi cairan pada ovarium. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya kram perut yang cukup parah diluar masa menstruasi. Meskipun kondisi ini umumnya dapat hilang dengan sendirinya, namun setidaknya 8% wanita memerlukan pengobatan khusus, baik dengan obat maupun operasi.

Selain itu, kram perut akibat kista tidak hanya terasa ketika kista masih tumbuh dan bertahan di dalam ovarium, namun juga ketika kista pecah. Ketika kista ovarium pecah, kemungkinan Anda akan merasakan kram perut yang lebih tajam di kedua sisi perut bawah, terutama di bawah pusar. Namin, kondisi ini tergantung dimana posisi ovarium berada.

Baca Juga : Mengenal Pengobatan Kista Tanpa Operasi

  • Fibroid Rahim


Fibroid rahim dikenal juga dengan tumor jinak yang tumbuh di dalam rahim. Kondisi ini menimbulkan gejala berupa kram perut, perut kembung, sakit ketika melakukan hubungan intim, dan rasa tertekan pada usus atau saluran kemih.

Fibroid yang tumbuh di dalam rahim akan menekan lapisan rahim lebiih kuat, terutama menjelang masa menstruasi. Pasalnya, ketika menstruasi dinding rahim akan mendorong keluar lapisan dan membuat Anda merasakan kram perut yang luar biasa. Maka dari itu,penting bagi Anda untuk memeriksa diri ketika mengalami kram perut yang terasa tidak wajar, untuk memastikan penyebab dari kram tersebut.

  • Endometriosis


Endometriosis merupakan kondisi di mana jaringan yang seharusnya melapisi rahim (endometrium) tumbuh dan menumpuk pada organ di luar rahim. Kondisi ini juga dapat menyebabkan terjadinya kram perut pada wanita diluar masa menstruasi.

Penyebabnya sendiri masih belum diketahui secara pasti, namun konsumsi pil KB dapat membantu mengatasi rasa nyeri akibat endometriosis. Selain itu, kondisi ini juga dpaat diatasi dengan suntikan untuk menekan hormon atau dengan melakukan metode operasi.

https://lingshenyao.id/obat-endometriosis-herbal/
Disqus Comments