Wednesday, September 18, 2019

Penyebab Anak Autis dan Cara Mencegahnya


Autisme merupakan suatu gangguan mental yang ditandai dengan lambatnya perkembangan mental seseorang. Kondisi ini juga dapat terjadi pada anak, sehingga penting bagi para orang tua untuk mengetahui penyebab anak autis dan cara mencegahnya.

Dalam proses tumbuh kembang anak,peran orang tua tentunya sangat besar. Tak hanya saat buah hati lahir dan tumbuh besar saja, namun sejak berada di dalam kandungan pun janin perlu diajak berinteraksi. Hal ini tentunya sangat penting, sebab secara tidak langsung mengajak janin di dalam kandungan berinteraksi dapat membantu mengasah sensornya agar dapat bekerja dengan baik.

Sensorik memiliki peran yang sangat penting bagi setiap orang, maka dari itu perangsangan sensorik pada anak sangat dibutuhkan. Pasalnya, jika sensor pada anak tidak terintegrasi dengan baik, maka dampaknya akan terasa di kemudian hari. Dampak yang terjadi bisa berupa mudah stres, hingga terjadinya autisme.

Denganmelihat betapa pentingnya mengasah sensorik pada anak sejak dini, ada baiknya bagi Anda sebagai orang tua untuk membantu perangsangan sensorik pada anak agar terhindar dari autisme.

Penyebab Autisme

Berikut ini beberapa faktor penyebab autis pada anak yang perlu diketahui :
  • Faktor genetik (turunan).
  • Obat-obatab, seperti valproic dan thalidomide.
  • Usia orang tua, memiliki anak autisme lebih berisiko terjadi pada wanita yang mengandung di usia 40 tahun ke atas.
  • Perkembangan otak anak terganggu.
  • Pestisida.

Cara Mencegah Autisme pada Anak


Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah autisme pada anak :
  • Berkomunikasi dengan Anak

Banyak orang tua yang beranggapan bahwa komunikasi dengan anak hanya dilakukan ketika anak sudah mulai bisa bicara. Namun nyatanya tidak seperti itu. Pasalnya, berkomunikasi dengan anak seharusnya dilakukan sejak anak berada di dalam perut. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengasah motorik anak sejak dini.

Ketika anak lahir, orang tua juga harus selalu mengajak anak berkomunikasi meskipun Ia masih bayi yang belum mengerti apa-apa. Selain itu, jangan lupa juga untuk melakukan kontak fisik dengan bayi, seperti memberikan pelukan atau ciuman pada bayi.

  • Ajarkan Anak Merangkak


Merangkak merupakan proses perkembangan yang baik untuk anak. Hal ini disebabkan karena, bayi yang tidak melalui proses merangkak melainkan langsung berjalan, maka dapat menyebabkan pertumbuhan anak berbeda dengan pertumbuhan anak lainnya yang melewati proses perkembangan ini. Merangkak juga dapat membantu merangsang sensorik yang ada pada tangan, kaki, dan juga perut bayi. Maka dari itu, penting bagi para orang tua untuk mengajarkan anaknya merangkak.
  • Biarkan Anak Melakukan Aktivitas di Luar Rumah

Ketika anak sudah mulai memasuki masa menjelajah, maka sebaiknya para orang tua tidak terlalu sering melarang anak untuk melakukan hal-hal yang membuat mereka penasaran, selagi itu tidak membahayakan anak. Pasalnya, masa menjelajah merupakan tahapan yang sangat penting bagi anak untuk meningkatkan sensorik pada otaknya.

Biarkan anak untuk melakukan kegiatan di luar rumah, namun tetap harus berada dalam pengawasan orang tua. Selama anak hanya bermain tanah atau hal-hal wajar lainnya, maka tidak ada yang perlu Anda khawatirkan. Namun, bukan berarti Anda membolehkannya terus-terusan bermain di luar rumah.

Disqus Comments