Friday, September 13, 2019

Ini yang Akan Terjadi Jika Rambut Jarang Dikeramas


Menjaga kebersihan tubuh memang sangat penting bagi setiap orang, salah satunya adalah kebersihan rambut. Keramas merupakan salah satu upaya yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan rambut serta kulit kepala. Efek samping jarang keramas dapat merusak kesehatan rambut dan juga kulit kepala. Tidak hanya itu, jarang keramas juga akan berdampah buruk pada kepala Anda lho!

Berikut ini beberapa akibat yang terjadi apabila Anda jarang keramas :

  • Rambut Menjadi Kasar dan Kusam

Selain kulit, rambut juga perlu dibersihkan dan dirawat secara rutin. Pasalnya rambut yang jarang dicuci atau di keramas dapat menyebabkan penumpukan minyak dan debu, sehingga membuatnya terlihat kusam dan kasar. Hal ini disebabkan karena minyak dan debu tersebut akan menutupi kilau rambut Anda. Selain itu, jarang keramas akan menyebabkan tekstur rambut menjadi kasar dan membuatnya tetap terlihat kusam meskipun Anda telah mencucinya.

  • Kulit Kepala Menjadi Kasar

Selain menyebabkan kerusakan pada rambut, jarang keramas juga dapat menyebabkan masalah pada kulit kepala. Pasalnya, jika rambut jarang dibersihkan, maka kotoran akan menumpuk dan akan semakin sulit untuk dibersihkan jika dibiarkan terus menerus.

Baca Juga : Bahaya Kutu Rambut yang Perlu Diwaspadai

  • Rambut Lepek

Jarang mencuci rambut menyebabkan rambut terasa lebih berminyak dan lepek, sehingga dapat membuat penampilan Anda terganggu. Hal ini juga menyebabkan rasa gatal, sehingga pada akhirnya Anda malas untuk melakukan aktivitas lainnya.

  • Volume Rambut Berkurang

Debu dan minyak yang menempel di rambut akibat jarang dibersihkan akan berdampak terhdap kemampuan rambut dalam membentuk volume. Belum lagi jika Anda sering melakukan styling rambut, dan juga produk-produk yang digunakan pada rambut. Hal ini akan semakin berdampak kontraproduktif kemampuan rambut untuk membentuk volume.

  • Gatal dan Bau

Jarangnya keramas dapat memicu timbulnya ketombe yang menyebabkan kepala terasa gatal. Rasa gatal di rambut membuat siapapun ingin terus-terusan menggaruknya, dan semakin Anda menggaruk maka kulit kepala mungkin akan terluka. Hal ini menyebabkan akar rambut melemah dan rambut menjadi rontok. Selain itu, tumpukan debu dan minyak di rambut juga akan menimbulkan bau yang tidak sedap.

  • Rambut Rontok Bertambah Parah

Rambut kotor akibat jarang keramas cenderung lebih rapuh, sehingga dapat menyebabkan rontok saat kembali di keramas. Maka dari itu, penting untuk mencuci rambut agar tidak terjadi kerontokan yang semakin parah.

  • Sakit Kepala

Selain rambut dan kulit kepala, jarang keramas juga dapat berdampak pada kepala. Pasalnya, orang yang jarang keramas cenderung sering mengikat rambutnya. Hal ini akan berpengaruh terhadap saraf-saraf di kepala sehingga membuat kepala terasa sakit.

https://lingshenyao.id/cara-mengobati-kista/
Disqus Comments