Friday, August 2, 2019

Pertolongan Pertama pada Gejala Stroke Ringan


Pertolongan Pertama pada Gejala Stroke Ringan. Stroke ringan atau yang dalam istilah medis dikenal dengan isemik transien (sesaat) merupakan suatu kondisi yang sama dengan stroke pada umumnya, dimana terdapat hambatan aliran darah menuju otak. Stroke ringan umumnya dapat terjadi ketika kolesterol yang mengandung lemak mengendap, atau dikenal juga dengan istilah plak (aterosklerosis) yang terjadi di dalam arteri yang berperan untuk menghantarkan oksigen dan nutrisi yang diperlukan oleh otak.

Selain itu, ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan seseorang memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena stroke. Diantaranya adalah, faktor keturunan, faktor usia, dan memiliki riwayat penyakit anemia sel sabit atau sickle cell.

Stroke ringan biasanya menimbulkan gejala sebagai berikut :

  • Pusing dan kehilangan keseimbangan.
  • Mengalami kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh, seperti lengan, kaki, atau wajah.
  • Mengalami kesulitan dalam berbicara dan kesulitan memahami kata-kata orang lain.
  • Pandangan memburam, bahkan bisa mengalami kebutaan pada salah satu atau kedua mata.
Meskipun dikatakan stroke ringan, namun sebaiknya kondisi ini jangan dibiarkan begitu saja, walaupun tidak berlangsung lama dan tidak menyebabkan kerusakan. Namun, kondisi ini bisa jadi merupakan peringatan , bahwa seseorang yang pernah mengalami stroke ringan dapat mengalami stroke dalam waktu sekitar satu tahun.


Jika orang terdekat Anda mengalami stroke ringan, berikut ini pertolongan pertama yang dapat Anda lakukan :

  • Jangan Dipindahkan

Jika Anda salah satu orang disekitar Anda mengalami stroke ringan, maka jangan pindahkan orang tersebut dari tempat semula. Hal ini disebabkan karena, jika Anda memindahkannya maka kemungkinan akan membuat pecahnya pembuluh darah halus dalam otak semakin cepat, yang tentunya akan sangat berisiko. Cukup bantu pengidap stroke ringan untuk mengambil posisi duduk agar tidak terjatuh lagi.

  • Buatlah Posisi yang Nyaman

Usahakan untuk membuat posisi senyaman mungkin pada pengidap stroke. Hal ini bertujuan agar tubuh dan sirkulasi darah pengidap tidak mengalami gangguan. Sebisa mungkin tenangkanlah pengidap dan bantu agar tetap bernapas dengan lancar. Jika pengidap berada dalam posisi yang nyaman, maka kondisi pengidap tidak akan bertambah parah. Posisi yang nyaman sangat penting bagi penderita stroke ringan, sebab kondisi psikologis pengidap akan jauh lebih baik. Dengan begitu proses penyembuhan pun akan berjalan lebih cepat.

  • Beri Minum

Penanganan pertama untuk stroke ringan yang selanjutnya adalah, jangan lupa untuk memberikan segelas air putih agar pengidap tidak mengalami dehidrasi. Pasalnya, jika pengidap mengalami dehidrasi maka peredaran darah menuju otak akan semakin terganggu. Pada akhirnya, pasokan oksigen menuju jaringan saraf pun menjadi tidak maksimal. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memberikan segelas air putih pada orang yang mengalami stroke ringan secara mendadak.

  • Tusuk Ujung-Ujung Jari dengan Jarum

Pertolongan pertama untuk pengidap stroke ringan bisa juga dilakukan dengan cara menusuk ujung jari pengidap dengan jarum. Akan lebih baik jika Anda menggunakan jarum suntik. Namun jika tidak ada, Anda dapat menggunakan jarum pentul atau jarum jahit yang tentunya harus berada dalam kondisi steril (dengan cara dibakar). Usahakan untuk menusuk jari hingga darah menetes, setidaknya satu tetes.

Disqus Comments