Tuesday, August 6, 2019

Penyebab Gusi Bernanah dan Bengkak


Gusi adalah jaringan merah muda yang menutupi tulang rahang Anda. Jaringan ini sangat tebal, kuat, berserat, dan memiliki banyak pembuluh darah. Meskipun begitu, gusi bisa mengalami masalah seperti bengkak atau bernanah. Penyebab gusi bernanah pada umumnya disebabkan karena abses gigi. Abses gigi sendiri merupakan suatu kondisi dimana terbentuknya kantung atau benjolan berisi nanah pada gigi yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini dapat terjadi ketika seseorang tidak merawat bebersihan gigi dan mulut dengan baik, sehingga mudah terinfeksi bakteri.

Nanah pada gusi awalnya berasal dari infeksi gigi yang kemudian dialirkan ke gusi, sehingga timbul pembengkakan pada gusi yang berada di sekitar akar gigi. Gusi bernanah dan bengkak juga dapat menyebar ke mulut, tenggorokan, kulit, atau tengkorak, tergangtung dimana lokasi gigi yang terkena.

Berikut ini beberapa hal yang dapat menyebabkan gusi bernanah dan bengkak :

  • Radang Gusi


Gusi bernanah dapat disebabkan oleh penumpukan plak gigi. Plak merupakan zat yang lengket dan mengandung bakteri. Umumnya, beberapa bakteri di dalam plak justru tidak berbahaya bagi kesehatan gusi. Namun, apabila plak tidak dibersihkan dengan benar maka akan mengiritasi gusi Anda dan membuat gusi bernanah dan bengkak.

  • Sariawan


Sariawan merupakan gangguan kesehatan pada mulut yang dapat  terjadi di bagian mana saja, termasuk di gusi. Hal ini juga dapat memicu terjadinya gusi bernanah dan membengkak. Selain itu, orang yang memiliki penyakit auto imun tertentu mungkin juga memiliki masalah gusi yang disebabkan oleh sariawan.

  • Menggosok Gigi Terlalu Keras


Untuk memastikan agar gigi Anda benar-benar bersih, Anda tidak perlu menggosoknya terlalu keras. Pasalnya, menggosok gigi terlalu keras justru akan membuat gusi menjadi rusak. Rusaknya gusi ini dapat menyebabkan gusi bernanah dan bengkak. Selain itu, jika Anda melakukan flossing gigi dengan cara yang salah, maka hal ini juga dapat menyebabkan gusi bernanah dan bengkak.

Baca Juga : Cara Sikat Gigi yang Salah dapat Memicu Gigi Sensitif

  • Kehamilan


Wanita hamil memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami gusi bernanah. Hal ini disebabkan karena, hormon yang di produksi saat masa kehamilan dapat meningkatkan aliran darah ke gusi. Hormon tersebut juga dapat menghambat kemampuan tubuh untuk melawan bakter penyebab infeksi pada gusi.

  • Efek Samping Kemoterapi


Kemoterapi memang dilakukan untuk mengatasi suatu penyakit. Namun, tak jarang metode pengobatan ini menimbulkan efek samping lain bagi tubuh. Salah satunya, gusi bernanah, nyeri, hingga pendarahan.

https://lingshenyao.id/obat-kista-coklat/
Disqus Comments