Tuesday, August 20, 2019

Macam-Macam Gejala Cacingan pada Anak


Cacingan merupaan salah satu masalah besar yang kerap dialami oleh anak-anak. Meskipun begitu, masih banyak orang tua yang menyepelekan masalah tersebut. Padahal, jika kondisi ini dibiarkan terus-menerus, maka-cacing-cacing di dalam tubuh dapat menghambat tumbuh kembang anak. Hal ini disebabkan karena, cacing-cacing tersebut akan menyerap sari-sari makanan yang ada dalam usus dan sel-sel darah. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui gejala cacingan pada anak agar dapat segera menanganinya.

Anak-anak memang rentan mengalami cacingan, sebab mereka terkadang mengabaikan masalah kebersihan. Cacingan dapat terjadi ketika kebersihan diri dan lingkungan kurang terjaga. Cacing biasanya masuk kedalam organ tubuh melalui saluran pencernaan, yakni usus, paru-paru, kulit, hingga otot.

Berikut ini beberapa gejala cacingan pada anak berdasarkan jenis cacing yang menginfeksi :

Cacing Pita

Pada kebanyakan kasus, anak yang mengidap infeksi cacing pita (Taenia) tidak merasakan gejala apapun, karena memang gejala yang ditimbulkan cenderung sulit untuk dideteksi. Namun, jika anak menderita infeksi usus akibat cacing pita, maka bagian kepala cacing akan menempel pada dinding usus. Sementara itu, bagian tubuhnya akan bertambah panjang dan memproduksi telur di dalam usus.

Gejala anak terkena cacing pita :

  • Mual
  • Sakit Perut
  • Badan lemah dan lesu
  • Nafsu makan hilang
  • Berat badan menurun
Jika gejala infeksi cacing pita telah menyebar ke bagian tubuh yang lain, maka kemungkinan dapat menyebabkan kerusakan organ dan jaringan.

Cacing Kremi

Cacing kremi pada anak bisa disebabkan oleh kurangnya kebersihan diri dan lingkungan. Setelah bermain, anak-anak biasanya lupa mencuci tangan sehingga makan dengan kondisi tangan yang kotor. Hal ini menyebabkan telur cacing yang menempel di tangan mereka akan ikut masuk kedalam mulut. Kemudian telur cacing tersebut menetas di usus kecil dan masuk ke usus besar. Di dalam usus besar, cacing kremi menempel dan mengambil sari-sarimakanan. Jika sudah dewasa, cacing kremi betina akan menuju anus untuk mengeluarkan telur. Hal inilah yang menyebabkan anak-anak yang terkena cacing kremi akan merasa gatal di sekitar anus.

Gejala cacing kremi pada anak :
  • Gatal terus menerus di bagian anus
  • Iritasi disekitar anus
  • Susah tidur akibat gatal pada anus
  • Terdapat cacing kremi pada tinja

Cacing Gelang

Cacing gelang biasanya menyebar melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi cacing gelang. Meskipun begitu, tidak ada gejala khusus yang ditimbulkan akibat cacing ini. Biasanya keberadaan cacing gelang baru diketahui setelah melihat cacing yang keluar bersamaan dengan keluarnya tinja. Cacing gelang yang hidup di usus memiliki sifat parasit. cacing gelang juga dapat memasuki paru-paru dan menyebabkan anak batuk-batuk.

Gejala cacing gelang pada anak :
  • Batuk-batuk
  • Mual atau muntah
  • Sakit perut
  • Berat badan menurun
  • Badan lemah dan lesu
  • Terdapat cacing pada tinja
Disqus Comments