Thursday, August 22, 2019

Kenali Ciri-Ciri Air Ketuban Merembes


Ciri-Ciri Air Ketuban Banyak dan Merembes. Air ketuban merembas kerap dialami wanita dalam masa kehamilannya. Namun, masih banyak wanita yang tak menyadari kondisi ini. Padahal, jika kondisi ini dibiarkan terus menerus dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius, mulai dari infeksi, keguguran, hingga meninggalnya janin di dalam kandungan.

Air ketuban merupakan cairan yang berfungsi untuk melindungi janin yang berada di dalam rahim dari kantung ketuban selama masa kehamilan. Selain itu, air ketuban berfungsi untuk memungkinkan bayi bergerak bebas di dalam rahim, menjaga kestabilan suhu di dalam rahim dan juga menunjang perkembangan organ janin.

Ciri-Ciri Air Ketuban Merembes

Dalam masa kehamialannya, seorang wanita akan mengeluarkan cairan dari vagina yang lebih banyak dan beragam. Hal inilah yang menyebabkan banyak Ibu hamil sulit atau bahkan tidak menyadari  apakah itu keputihan, urin, air ketuban, atau cairan lainnya. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui ciri-ciri air ketuban merembes beserta perbedaannya dengan urin.

Air ketuban memiliki warna yang bening, namun terkadang sapat terlihat berwarna kuning. Cairan ini biasanya akan meninggalkan bercak atau bintik-bintik putih di pakaian dalam dan tidak berbau. Terkadang air ketuban yang merembes juga bisa disertai dengan lendir atau sedikit darah.

Lain halnya dengan urin, cairan yang satu ini memiliki bau yang khas. Sementara itu, keputihan biasanya berwarna putih atau kekuningan dan memiliki tekstur yang kental.

Meskipun harus diwaspadai, tidak semua air ketuban merembes merupakan kondisi yang berbahaya. Ketika usia kehamilan Anda memasuki 37 minggu, maka air ketuban akan berkurang. hal ini disebabkan karena, tubuh sedang mempersiapkan diri untuk proses melahirkan. Dalam masa ini, merupakan hal yang normal apabila ketuban merembes sedikit.

Namun, yang perlu diwaspadai adalah ketika air ketuban yang keluar dari vagina terbilang banyak dan terjadi secara terus menerus. Selain itu, Anda juga harus waspada apabila cairan yang keluar bewarna kuning atau hijau, bertekstur kental, sekaligus diiringi gejala seperti beser (sering ingin buang air kecil), air ketuban berbau busuk, dan damam. Pasalnya, air ketuban yang disertai dengan gejala-gejala tersebut dapat meandakan adanya infeksi pada ketuban, ketuban pecah, atau gangguan pada janin di dalam kandungan. Maka dari itu, jika Anda mengalami kondisi ini sebaiknya Anda segera meminta pertolongan medis.

Baca Juga : Mengetahui Perbedaan Kanker Hati dan Tumor Hati

Bahaya Air Ketuban Merembes

Jika air ketuban merembes dalam jumlah sedikit, maka kondisi ini masih bisa dibilang normal. Namun, Anda sebagai Ibu hamil tentunya harus tetap waspada. Pasalnya jika air ketuban merembes secara terus-menerus, maka jumlah air ketuban yang melindungi bayi akan semakin berkurang.

Berikut ini beberapa risiko yang dapat terjadi jika air ketuban merembes dalam jumlah yang banyak :

  • Kelahiran bayi prematur
  • Bayi mengalami cacat bawaan lahir
  • Keguguran
  • Kematian bayi di dalam kandungan
Disqus Comments