Friday, July 12, 2019

Penyebab Jerawat di ketiak Sakit dan Bengkak


Jerawat di Ketiak Bengkak. Jerawat nyatanya tidak hanya muncul di wajah saja, namun bisa juga muncul di beberapa bagian tubuh lain seperti di punggung, dada, atau ketiak. Jerawat di ketiak bisa menimbulkan rasa sakit dan bengkak yang tidak nyaman. Lalu berbahayakah jerawat di ketiak? Simak penjelasannya di bawah ini.

Jerawat sendiri merupakan salah satu masalah kulit yang dianggap mengganggu. Tak hanya sering menimbulkan rasa sakit, tetapi jerawat juga dapat meradang dan mengganggu penampilan seseorang. Namun, jerawat juga dapat timbul di area ketiak dan kerap menimbulkan rasa sakit dan bengkak yang cukup menyiksa, karena ketiak termasuk bagian lipatan tubuh yang sensitif. Selain dapat disebabkan karena kurangnya menjaga kebersihan, jerawat pada ketiak juga dapat disebabkan oleh hal lain. Diantaranya adalah:
  • Adanya Penyumbatan Folikel Rambut di Ketiak

Selain penggunaan deodoran berlebih, jerawat di ketiak juga bisa muncul akibat adanya penyumabatan folikel rambut di ketiak. Hal ini bisa terjadi jika Anda terbiasa mencukur bulu ketiak terlalu sering. Mencukur bulu ketiak terlalu sering dapat menumbuhkan potensi dimana bulu ketiak tidak dapat tumbuh keluar lagi, melainkan masuk kedalam epidermis kulit. Kondisi tersebut dapat membuat munculnya tonjolan kecil yang terasa sakit di ketiak yang bentuknya menyerupai jerawat. Maka dari itu, Anda harus berhati-hati dalam mencukur bulu ketiak.

Baca Juga : Ini yang Terjadi Apabila Pusar tidak Dibersihkan

Sebelum mencukur ketiak, Anda dapat mengoleskan kapas yang telah dicelupkan kedalam air hangat yang telah dicampur dengan garam pada ketiak Anda. Hal ini bertujuan untuk melembutkan rambut ketiak sebelum dicukur. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan krim cukul yang tebal guna menghindari iritasi kulit ketika bercukur. Akan lebih baik jika Anda mengganti pisau cukur dengan yang baru setiap akan bercukur.
  • Penggunaan Deodoran yang Berlebihan

Salah satu penyebab dari munculnya jerawat pada ketiak adalah penggunaan deodoran yang berlebihan. Hal ini disebabkan karena, penggunaan deodoran yang berlebihan dapat menyumbat pertumbuhan folikel rambut dan menyumbat pori pada kulit ketiak. Selain itu, kandungan bahan kimia yang terdapat pada deodoran juga dapat menyebabkan iritasi dan menimbulkan reaksi alergi yang ditandai dengan munculnya jerawat. Sebenarnya deodoran tidak perlu digunakan setiap hari, melainkan dibatasi satu hingga dua kali saja salam seminggu. Sebaiknya, gunakan deodoran hanya di saat kulit Anda benar-benar kering agar penyerapannya lebih maksimal.
  • Mengalami Hidradenitis Suppurativa

Hidradenitis uppurativa sering kali disalah artikan sebagai jerawat karena keduanya memiliki tanda dan gejala yang mirip. Padahal hidradenitis suppurativa dan jerawat merupakan dua masalah kulit yang berbeda.

Hidradenitis uppurativa merupakan perdangan kronis yang terjadi pada kelenjar keringat yang disebabkan oleh infeksi, sehingga menimbulkan benjolan berisi nanah pada kulit. Kondisi seperti ini seringkali terjadi pada bagian ketiak. Meskipun bentuknya menyerupai jerawat, namun hidradenitis suppurativa cenderung memiliki ukuran yang lebih besar disertai dengan rasa nyeri yang teramat sangat, seperti melepuh dan berisi nanah. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, lebih baik Anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

https://lingshenyao.id/harga-obat-kista/
Disqus Comments