Tuesday, June 25, 2019

Ini Dia Jarak Kehamilan yang Ideal


Banyak pasangan yang kesulitan memutuskan kapan mereka akan memiliki anak kedua. Hal ini bahkan lebih sulit dibandingkan memutuskan untuk memiliki anak pertama. Hadirnya anak kedua ditengah-tengah keluarga tentunya akan berpengaruh terhadap berbagai macam hal, seperti gaya hidup, hubungan sosial, keuangan, pekerjaan, dan tentunya kondisi anak pertama. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui jarak kehamilan yang ideal agar tidak mengalami kesulitan dalam memutuskan untuk memiliki anak lagi.

Jarak anak pertama, anak kedua, dan seterusnya memang perlu direncanakan dengan matang. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan rahim ibu dan juga memastikan tubuh anak nantinya akan tumbuh dan berkembang secara sempurna. Selain itu, penting juga bagi Anda para Ibu untuk mempersiapkan mental anak pertama atau anak sebelumnya agar Ia dapat menerima kenyataan bahwa ia akan menjadi seorang kakak.

Jarak Kehamilan yang Ideal


Menurut Journal of the American Medical Association (JAMA), jarak yang ideal antara kehamilan adalah 2 sampai 5 tahun. Jika jarak kehamilan kurang dari 2 tahum, maka dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan Ibu hamil, karena kondisi Ibu hamil belum sepenuhnya pulih dari persalinan sebelumnya. Selain itu, kondisi Ibu yang masih dalam masa menyusui juga akan berpengaruh. Sedangkan jarak kehamilan diatas lima tahun terlalu jauh, sehingga Ibu akan kembali beradaptasi dari awal, layaknya mengalami kehamilan pertama.

Kehamilan dalam rentang waktu 2 sampai 5 tahun juga merupakan jarak yang aman jika dilihat dari sisi medis. Pasalnya, keadaan rahim Ibu serta hormon estrogen dan progesteron sudah kembali normal. Selain itu, Ibu juga memiliki waktu yang cukup untuk memberikan ASI terhadap anak pertama. Seperti yang Anda ketahui, bahwa ASI ekslusif diberikan kepada anak selama dua tahun penuh guna menunjang tumbuh kembangnya.

Sementara dari sisi psikologis, orang tua mendapatkan kesempatan untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap anak pertama tanpa harus membaginya. Hal ini tentunya dapat mencukupi kebutuhan anak secara masksimal.

Baca Juga : Ini Dia Bedanya Usia Kehamilan dengan Usia Janin

Risiko Jika Jarak Kehamilan Terlalu Dekat


Menurut beberapa penelitian, jarak kehamilan yang terlalu dekat atau terlalu jauh dari jarak ideal (2-5 tahun) dapat meningkatkan risiko anak lahir dalam keadaan prematur, berat badan bayi di bawah normal, dan autisme.

Jarak kehamilan yang terlalu dekat juga akan berpengaruh terhadap psikologis anak pertama. Sementara jarak kehamilan yang ideal akan membantu memudahkan ikatan antara anak pertama dengan anak kedua, sehingga pola asuh yang akan Anda lakukan juga tidak mengalami kendala berkepanjangan. Hal ini disebabkan karena, anak sebelumnya sudah mengerti dan mulai menerima jika Ia sebentar lagi akan menjadi kakak.

https://lingshenyao.id/obat-kanker-rahim/
Disqus Comments