Tuesday, June 11, 2019

Bahaya PCOS Beserta Penyebab dan Gejalanya


Apakah PCOS berbahaya? PCOS merupakan singkatan dari Polycystic Ovary Sydrome atau dalam bahasa Indonesia adalah sindrom ovarium polikistik, merupakan suatu masalah yang berkaitan dengan keseimbangan hormon wanita. PCOS merupakan suatu kondisi dimana kadar hormon wanita, yaitu hormon estrogen dan progesteron tidak seimbang. Wanita yang mengalami PCOS biasanya juga memiliki kista (kantong berisi cairan) kecil di ovariumnya, yang membuat ovarium berukuran lebih besar. Kista tersebut tidak berbahaya, namun dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Hal tersebut dapat memicu perubahan hormon lainnya, sehingga terjadi perubahan lain

Wanita dengan PCOS bisa saja mengalami periode menstruasi yang tidak teratur. Hal tersebut merupakan penyebab utama wanita dengan PCOS sulit hamil. Tak hanya itu, PCOS juga dapat menyebabkan timbulnya jerawat, pertumbuhan rambut berlebih, serta kelebihan berat badan (obesitas). Jika tidak segera ditangani, lama-kelamaan PCOS dapat memicu penyakit lainnya yang lebih serius seperti diabetes melitus dan penyakit jantung.

Hingga saat ini, penyebab PCOS sendiri belum diketahui secara pasti. Namun faktor-faktor ini mungkin dapat menjadi penyebab terjadinya sindrom ovarium polikistik Diantaranya adalah :


  • Faktor Keturunan



Faktor genetik atau keturunan merupakan penyebab yang paling mungkin seorang wanita mengalami PCOS. Jika Ibu atau saudara perempuan Anda memiliki riwayat PCOS, maka risiko Anda untuk terkena sindrom ini pun lebih tinggi. Risiko Anda untuk terkena PCOS semakin tinggi jika salah satu wanita di keluarga Anda (baik dari sisi keluarga Ayah maupun Ibu) menderita PCOS, diabetes atau memiliki periode menstruasi yang tidak teratur.


  • Peradangan Tingkat Rendah



Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, menunjukan bahwa wanita dengan PCOS memiliki peradangan tingkat rendah. Hal tersebut disebabkan karena, peradangan tingkat rendah mampu merangsang ovarium polikistik dalam menghasilkan androgen.


  • Kelebihan Insulin



Jika terjadi resistensi insulin pada tubuh Anda, maka kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin dapat terganggu, sehingga pankreas mengeluarkan lebih banyak insulun untuk menyediakan glukosa sebagai energi untuk sel. Kelebihan insulin tersebut akan mempengaruhi indung telur dengan memproduksi androgen lebih banyak. Produksi androgen yang meningkat dapat menganggu kemampuan ovarium untuk ovulasi.

Berikut ini gejala yang dapat dialami wanita dengan PCOS :

  • Pertumbuhan rambut secara berlebihan
  • Kulit berjerawat atau berminyak
  • Sulit untuk Hamil
  • Berat Badan Bertambah
  • Jadwal menstruasi tidak teratur
  • Depresi


Jika Andamengalami beberapa gejala tersebut, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar mengetahui penyebabnya.

Selain itu, PCOS juga dapat memicu penyakit lain, seperti :

  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Sleep anea (gangguan berupa berhenti bernapas secara berulang ketika tidur)
  • Kolesterol tinggi
  • Kanker endometrium
  • Depresi
Disqus Comments