Thursday, April 4, 2019

Bahaya Refluks Asam Lambung


Asam lambung (gastric acid) merupakan cairan yang terdiri dari asam hidroklorik yang diproduksi didalam lambung. Asam lambung berguna untuk mencerna makanan ke lambung serta membunuh bakteri yang masuk ke sistem pencernaan. Akan tetapi, jika lambung memproduksi cairan asam tersebut secara berlebihan, maka akan berpengaruh buruk untuk kesehatan tubuh. Pasalnya, produksi asam lambung yang berlebihan dapat memicu gas berlebih di dalam perut yang menyebabkan kembung dan bersendawa. Gejala lain yang juga sering terjadi saat asam lambung naik adalah rasa terbakar di lambung atau dada (heartburn).

Naiknya asam lambung yang mengaliri saluran kerongkongan (esofagus) disebut juga dengan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).  Kondisi tersebut dapat menyebabkan korosi pada esofagus sehingga terjadi luka. Gejala umum dari refluks asam lambung berupa rasa tidak nyaman disertai sensasi terbakar di dada. Selain itu, refluks asam lambung juga dapat membahayakan organ dalam tubuh, antara lain :

  • Kerongkongan


Refluks asam lambung tentunya akan mempengaruhi kesehatan kerongkongan (esofagus) Anda. Dalam kondisi kronis, refluks asam lambung dapat menyebabkan iritasi dan merusak saluran esofagus, sehingga akan menimbulkan luka terbuka (borok), dan membuat saluran kerongkongan menyempit yang mengakibatkan Anda kesulitan dalam menelan makanan. Refluks asam lambung dalam jangka waktu yang panjang dapat mengakibatkan terjadinya Barrett esofagus. Akibat terburuk dari refluks asam lambung yang sudah kronis adalah terjadinya kanker esofagus.

  • Gigi dan Mulut


Kondisi asam lambung naik dapat menyebabkan mulut terasa asam atau pahit serta napas bau. Selain itu, refluks asam lambung juga dapat menyebabkan kerusakan pada gigi dan menyebabkan gigi busuk. Hal ini disebabkan karena, kemungkinan refluks asam lambung terjadi ketika Anda dalam keadaan tidur atau dalam posisi berbaring, yang membuaat asam lambung dapat masuk ke mulut. Refluks asam lambung atau pengobatannya juga dapat membuat mulut kering serta membuat efek proteksi air liur terhadap bakteri tidak berfungsi sehingga menyebabkan gigi membusuk.

  • Saluran Perapasan


Refluks asam lambung dapat memicu terjadinya asma dan dapat memperburuk kondisi seseorang yang memiliki riwayat penyakit tersebut. Refluks asam lambung yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan pengembangan bronkhitis kronis, pneumonia dan emphysema.

  • Pita Suara


Terkadang refluks asam lambung bisa juga naik dari perut ke kerongkongan bagian atas dan tumpah di tenggorokan serta pita suara atau laring. Organ tersebut nyatanya lebih sensitif terhadap asam daripada perut dan esofagus. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gejala seperti suara serak, sakit tenggorokan hingga batuk kronis.


Disqus Comments