Sunday, April 21, 2019

Sering Tertukar, Ini Dia Perbedaan Flu dan Pilek


Flu dan pilek merupakan penyakit yang paling sering dialami oleh masyarakat, khususnya di musim pancaroba atau musim dingin. Gejala yang dialami oleh penderitanya berupa sakit tenggorokan, hidung mampet dan bersin-bersin. Sebagian orang tidak dapat membedakan, apakah itu gejala flu atau pilek, bahkan ada juga yang menganggap kedua hal tersebut adalah sama. Nyatanya, flu dan pilek merupakan dua penyakit yang berbeda. Disini kita akan membahas perbedaan flu dan pilek, agar Anda tidak lagi bingung untuk membedakannya.

Flu

Flu atau influenza merupakan penyakit yang disebabkan oleh tiga virus, yaitu virus influenza A, influenza B dan influenza C. Lain halnya dengan pilek yang dapat menyerang sepanjang tahun, flu merupakan penyakit musiman yang biasanya lebih banyak disebabkan oleh influenza tipe A dan tipe B.

Flu merupakan penyakit yang dapat menular. Cara penularannya adalah melalui butiran cairan yang dikeluarkan seorang penderita flu ketika batuk atau bersin, yang kemudian terhirup oleh seseorang lainnya. Flu pada dasarnya dinilai lebih bahaya dari plek, karena flu dapat menjadi penyakit serius seperti pneumonia. Kondisi tersebut sangat rentan terjadi pada anak muda, orang tua, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah (seperti pengidap asma, penyakit jantung dan diabetes) dan Ibu hamil.

Gejala flu yang mungkin dirasakan :

  • Demam tinggi selama beberapa hari.
  • Sakit kepala berat.
  • Sakit tenggorokan.
  • Batuk kering.
  • Badan gemetar.
  • Nyeri otot di sekujur tubuh.
  • Mual dan muntah.
  • Mudah merasa lelah.

Pilek

Pilek merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi di saluran pernapasan bagian atas yang disebabkan oleh virus. Ada banyak jenis virus penyebab virus, namun virus yang paling mudah menularkan pilek hingga menyebabkan bersin adalah rhinovirus. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja di setiap saat, setidaknya dua kali dalam setahun. Meski begitu, pilek lebih sering terjadi pada musim dingin. Hal tersebut disebabkan karena, kebanyakan virus yang menyebabkan pilek lebih mudah berkembang dalam suhu rendah dan pada udara yang kering.

Sama seperti flu, pilek juga merupakan penyakit yang dapat menular dengan mudah. Cara penularannya pun mirip seperti penularan flu, yaitu terhirupnya virus yang menyebabkan pilek kedalam tubuh. Penularan tersebut paling cepat terjadi dalam waktu dua hingga empat hari setelah Anda terinfeksi virus yang menyebabkan pilek. Maka dari itu, jika Anda mengalami pilek sebaiknya istirahat di rumah, agar virusnya tidak menular ke orang lain.

Gejala pilek yang mungkin dirasakan :
  • Sakit tenggorokan, yang tidak akan berlangsung lama.
  • Bersin.
  • Hidung berair atau tersumbat.
  • Sakit kepala.
  • Badan lemas.
  • Batuk berdahak hijau atau kuning.
Disqus Comments