Tuesday, April 9, 2019

Apakah Obat yang Kedaluwarsa Masih Bisa Dipakai?


Obat kedaluwarsa masih bisa dipakai? Sama halnya dengan makanan, obat-obatan juga memiliki tanggal kedaluwarsa. Tanggal kedaluwarsa adalah batas akhir penggunaan yang aman dari suatu produk. Dalam kasus obat, pabrik farmasi menjamin bahwa obatnya aman untuk dikonsumsi dengan hasil yang optimal hingga batas waktu tersebut. Biasanya, tanggal kedaluwarsa terdapat pada kemasan obat, baik itu obat yang dijual bebas, obat resep, obat herbal maupun suplemen makanan. Waktu kedaluwarsa obat-obatan, umumnya adalah 12 sampai 60 bulan setelah di produksi. Meski begitu, beberapa penelitian menyebutkan bahwa, kinerja obat-obatan masih cukup baik walaupun telah melewati batas pemakaian (kedaluwarsa). Sementara efek minum obat kedaluwarsa dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius, lantaran obat kedaluwarsa tertentu berisiko ditumbuhi bakteri.

Berikut beberapa obat yang tidak boleh dikonsumsi saat kedaluwarsa :

  • Obat Sirup


Obat sirup cenderung lebih mudah mengalami kerusakan dibandingkan dengan jenis obat lainnya. Hal tersebut disebabkan, obat sirup mengandung alkohol yang dapat menguap sehingga potensi bahan aktif dapat berkurang dan akan mengendap di dasar botol dan tidak bekerja secara maksimal. Selain itu, hal yang benar-benar harus diperhatikan adalah, apabila Anda bertujuan melakukan pengobatan infeksi menggunakan antibiotik. Pasalnya resistensi antibiotik, dimana kuman tidak dapat dibunuh dengan antibiotik dapat terjadi apabila Anda menggunakan obat-obatan sub-poten.

  • Obat Kumur


Obat kumur memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga pada saat kedaluwarsa obat kumur berpotensi menyebabkan pertumbuhan bakteri. Selain itu, kemampuan bahan-bahan aktif yang terdapat dalam obat ini pun akan menghilang.

  • Salep / Krim


Obat yang berbentuk salep/krim sebaiknya dibuang setelah kedaluwarsa, karena bahan aktif yang terkandung didalamnya tidak lagi berfungsi. Biasanya obat jenis ini akan menggumpal dan memiliki bau yang menyengat ketika kedaluwarsa.

  • Sunscreen


Sama halnya dengan salep, sunscreen juga sebaiknya dibuang ketika sudah memasuki tanggal kedaluwarsa. Sunscreen yang kedaluwarsa akan berdampak buruk untuk kulit, salah satu yang paling berbahaya adalah Anda bisa terkena kanker kulit. Selain itu, apabila sunscreen yang Anda miliki terpapar sinar matahari secara langsung, Anda juga harus segera membuangnya meskipun belum memasuki tanggal kedaluwarsa. Hal tersebut disebabkan karena paparan sinar matahari langsung secara terus menerus dapat mempercepat pemecahan zat-zat aktif didalamnya sehingga tidak lagi berfungsi untuk melindungi kulit Anda.

  • Pasta Gigi



Fluorida yang merupakan zat aktif dalam pasta gigi akan kehilangan efektivitasnya setelah memasuki tanggal kedaluwarsa sehingga tidak dapat lagi memberi perlindungan pada gigi.

Baca Juga : Harga Obat Rematik Herbal : Rheumapas 2019

https://lingshenyao.id/jual-obat-kanker-herbal-ling-shen-yao/
Disqus Comments